Sabtu, 30 November 2013

Abrasi Pantai

Apabila kita datang ke suatu pantai, tentu kita tidak akan dapat melihat adanya perubahan pada garis pantai tersebut, tetapi apabila kita mendatangi suatu pantai dan setelah beberapa tahun  setelah itu kita datang  lagi ke tempat yang sama, akan terlihat adanya perubahan garis pantai yang semakin mundur kedarat. Garis pantai selalu berubah-ubah, baik perubahan sementara akibat pasang surut maupun perubahan yang permanen akibat penambahan garis pantai (akresi) maupun pemunduran atau pengurangan garis pantai (abrasi).
Abrasi merupakan proses pengikisan oleh air laut terhadap garis pantai sehingga terjadi pemunduran garis pantai ke arah daratan. Dengan kata lain, abrasi adalah penggerusan alur-alur pantai oleh air laut.
Berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya abrasi dapat dikategorikan menjadi faktor alam dan faktor manusia. Faktor alam yang berasal dari darat adalah sedimentasi melalui sungai-sungai dan adanya tumbuhan pantai. Faktor alam yang berasal dari laut adalah gelombang, arus, pasang surut, kenaikan muka laut rata-rata karena pemanasan global, sedimentasi, dan geomorfologi dasar laut.
Faktor manusia yang berpengaruh langsung pada perubahan garis pantai adalah: kegiatan penanggulan pantai, pembabatan hutan bakau, penggalian pasir di pantai dan laut, pengerukan lumpur laut, perusakan terumbu karang, pembuatan bangunan di pantai dan reklamasi pantai. Selain itu, pembangunan pemukiman dan tempat wisata tanpa mengindahkan keberadaan eksosistem yang ada juga menyebabkan abrasi semakin parah.  Sedangkan pengaruh tidak langsung bagi munculnya peristiwa abrasi adalah berupa kegiatan penggundulan hutan di hulu sungai
Gelombang laut merupakan faktor alam yang paling berperan dalam menimbulkan abrasi secara langsung. Gelombang yang dihasilkan oleh angin berperan sebagai agen transfer energi. Gelombang yang merambat ke segala arah membawa energi yang kemudian dilepaskan ke pantai. Energi inilah yang merupakan penyebab utama terjadinya abrasi. Faktor penting lain yang ikut mempengaruhi proses abrasi pantai adalah pasang surut. Perubahan garis pantai dipengaruhi oleh  perubahan harian dan tahunan pasang surut. Sebagian orang menilai peristiwa tersebuti bukan sebagai gelombang pasang, melainkan tsunami yang berskala kecil
Abrasi pantai menyebabkan terjadinya kemunduran garis pantai yang semakin jauh setiap tahun. Akibatnya, banyak rumah penduduk yang terkena gusuran alam, hilangnya bangunan-bangunan bersejarah, rusaknya lingkungan sehingga ekosistem terganggu, dan turunnya produktivitas tambak yang mengganggu mata pencarian penduduk.  Akhirnya, dampak abrasi tersebut akan menimbulkan berbagai konflik dalam kehidupan masyarakat.
Abrasi bisa dicegah dengan penanaman pohon mangrove, melestarikan hutan pantai, memelihara dan melestarikan kawasan pantai seperti batu dan komponen sekitar pantai. Pemerintah juga harus berperan aktif dalam upaya pencegahan abrasi pantai indonesia. Seperti melakukan pembangunan alat pemecah ombak dan penyediaan bibit penghijauan hutan mangrove di sekitar pantai. Namun masih menyisakan persoalan tersendiri mengenai cara mengatasi abrasi, misalnya dalam pembangunan alat pemecah ombak ini diperlukan biaya yang sangat mahal dan juga wilayah tempat pembangunannya sangat luas, sehingga untuk membangun alat ini di seluruh pantai yang terkena abrasi akan memerlukan waktu yang sangat lama dan juga biaya yang sangat mahal. Upaya penanaman tanaman bakau di pinggir pantai juga banyak hambatannya. Tanaman bakau hanya dapat tumbuh pada tanah gambut yang berlumpur. Hal ini akan menjadi sangat sulit karena sebagian besar pantai di Indonesia merupakan perairan yang dasarnya tertutupi oleh pasir, seperti kita ketahui bahwa tanaman bakau tidak dapat tumbuh pada daerah berpasir
Vegetasi pantai memiliki peran yang sangat penting sebagai pencegah abrasi, tumbuhan pantai umumnya memiliki akar yang panjang dan kuat sehingga mampu menahan substrat dari hempasan gelombang. Demikian pula saat timbulnya bencana tsunami, vegetasi pantai memiliki kemampuan untuk meredam energi gelombang yang sangat besar